Posts Tagged ‘gamelan’

Ensemble Mozaik Bertemu Kyai Fatahillah

Bandung, UPI

Di tengah hiruk pikuk industri musik dan musik populer, sekelompok musisi dari Berlin yang tergabung dalam ensemble mosaik bertemu Kiai Fatahillah di Bandung. Kiai Fatahillah adalah nama seperangkat gamelan milik UPI yang digunakan sebagai nama grup musisi muda pimpinan Iwan Gunawan yang sekaligus dia komposer dan konduktor serta dosen di Jurusan Pendidikan Seni Musik, FPBS UPI.

Kedua grup musisi ini mempunyai dasar yang sama yaitu tradisi masing-masing dan ketertarikan terhadap musik kontemporer. Akan tetapi mereka berbeda latar belakang budaya serta jenis alat musik yang dimainkannya. Ensemble mosaik memainkan alat Barat, sedangkan Kiai Fatahilallah memainkan alat gamelan Sunda. Pertemuan ini memiliki makna yang sangat dalam bagi pemain, penikmat, dan penonton. Menarik untuk diamati pertemuan silang budaya Barat dan Timur ini, bagaimana dialog mereka? Bagaimana pemahaman dan interpretasi mereka sehingga menghasilkan sebuah harmonisasi dan makna? Tidak saja dari sisi artistik dan estetik, namun lebih dari itu adalah pemahaman representasi identitas budaya. Bagi Kiai Fatahillah, pertemuan ini adalah yang kedua kalinya setelah dia bertemu dengan ensamble gending dari Belanda pada bulan Juli 2010 lalu di Bandung.

Kedua ensembel ini akan memainkan 10 karya komposer muda Asia Tenggara terpilih, yang menggunakan alat Barat dan gamelan Sunda. Karya mereka akan dilatih selama satu minggu baik di UPI maupun di Taman Budaya. Pergelaran 10 karya itu akan diselenggarakan pada tanggal 8 Oktober 2011, pukul 19.30 di Teater Tertutup Taman Budaya Bandung. Pada tanggal 2 Oktober di tempat dan waktu yang sama akan dipentaskan berbagai karya dari anggota juri internasional. Pertunjukan akbar ini digelar atas kerja sama Goethe Institut dengan Universitas Pendidikan Indonesia. (WAS)

Sekilas Tentang Karya Kulu-kulu 2004

Oleh Iwan Gunawan

Kulu-kulu 2004 menggunakan gamelan berlaras salendro. Konsep karya ini berdasar pada pengolahan ritmik dari sebuah peristiwa bunyi yang dibangun dari tiga buah nada. Tiga buah nada tersebut dikembangkan dengan teknik menggeser struktur ritmenya sehingga membentuk sebuah kalimat melodi yang memiliki berbagai macam birama. Selanjutnya Kalimat melodi tersebut dikembangkan dengan berbagai teknik pengolahan bunyi. Adapun pengolahan itu dapat dilihat dari beberapa unsur yaitu dinamika, instrumentasi, figurasi dan warna akor.

 Baca lebih lanjut 

MUSIK GAMELAN

Oleh Iwan Gunawandigital-musik

Kata “gamelan” sebenarnya memiliki pengertian yang menunjuk pada alat atau instrumen musik. Oleh karena itu pengertian gamelan belum dapat menjelaskan apa-apa tentang musiknya, bahkan belum dapat pula dikaitkan dengan ciri khas budaya tertentu. Sekalipun setelah kata gamelan tersebut dibubuhi kata lain, seperti gamelan Jawa, gamelan Bali, gamelan Sunda, gamelan Amerika (?) dan apapun namanya, pengertian gamelan tersebut belum dapat menjelaskan secara proposional, masih terlalu umum dan kabur. Sementara di beberapa pihak istilah gamelan selalu memiliki pengertian serta selalu dikaitkan dengan budaya tertentu, etnik tertentu bahkan jenis musik tertentu. Baca lebih lanjut

Musik Indah Itu Tidak Meneror

Wawancara

29-01-2007

Rahayu Supanggah

Rahayu Supanggah

RAHAYU Supanggah terkenal tentu bukan hanya lantaran beberapa waktu lalu mendapat Piala Citra sebagai Penata Musik Terbaik dalam

Festival Film Indonesia 2006 untuk film besutan sutradara Garin Nugroho, Opera Jawa. Jauh sebelum itu, pengajar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta ini sesungguhnya telah menjadi salah satu komposer penting dalam film One Upon A Time in America garapan Sergio Leone yang dibintangi oleh Robert de Niro.

Pada saat lain doktor etnomusikologi lulusan University of Paris VII ini juga ikut menggarap komposisi musik pertunjukan kelas dunia semacam Mahabharata (Peter Brook) dan I La GaligoKing Lear bagi sutradara asal Singapura, Ong Keng Sen. (Robert Wilson). Juga telah ratusan karya digubah oleh pemusik kelahiran Boyolali 1949 ini, termasuk komposisi

Baca lebih lanjut