MUSIK? APA ITU?

Oleh Slamet Abdul Sjukur

Anda sendiri pun mungkin merasa tidak punya urusan langsung dengan itu, artinya dengan musik. Musik hanyalah “yang itu lho,” yang bukan urusan kita. mas-slametDan sesungguhnya untuk mayoritas orang Indonesia zaman pembangunan ini, musik tidak ada. Kalaupun kita pernah ribut tentang musik cengeng, tentang Iwan Fals yang dilarang muncul di Medan, tentang hak cipta, peristiwa dengan Geldof dan sebagainya, kita ini tidak memperoleh musik itu sendiri. Di Tanah Air kita yang melambai-lambai ini, musik yang sebenarnya musik itu hanya dipikirkan oleh beberapa gelintir manusia saja dan tenggelam dalam hiruk pikuk pembangunan jalan yang melayang-layang. Kita lebih edan pada apa saja yang serba besar, bertekad menjadi bangsa metropolitanis, sementara bangsa-bangsa lain yang sudah maju dan karena itu tidak ribut perkara kemajuan, mereka itu sedang memikirkan bagaimana agar bumi kita ini menjadi suatu perkampungan yang akrab dan nyaman, bukan metropolitan yang serba wah. Istilah “perkampungan” ini terasa lebih manusiawi daripada metropolitan yang sudah menjadi simbol masyarakat orang-orang sakit jiwa karena stres dan frustasi, dan karena itu punya dendam untuk mengutuk apa saja yang mereka anggap jelek sebagai “kampungan.”

Yang namanya “musik”, ialah yang selama ini ditunggangi oleh kata atau lirik lagu, gemerlap lampu dan goyang gaya TV yang sangat miskin itu.

Dalam budaya “ayam goreng” yang menjadi trend orang-orang kota sekarang ini, selera kita lebih tertuju pada tepung pembungkus dan sausnya daripada rasa ayamnya sendiri, sehingga misalnya ayamnya itu diganti dengan gombal kaus-kaki pun, orang tidak perduli. Demikianlah gambaran musik kita dewasa ini.

About these ads

7 responses to this post.

  1. Posted by arrome on Februari 10, 2009 at 19:01

    ya…..saya setuju…..tapi kegelisahan yang saya alami ini kapan akan berhenti….?

    Balas

  2. Posted by onesgamelan on Februari 10, 2009 at 20:58

    semoga tidak berhenti, karena jika hal itu berhenti maka binasalah kita……atau paling-paling kita akan jadi manusia robot!

    Balas

  3. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak dapat dipisahkan dari musik. Gerakan-gerakan manusia adalah bagian dari peristiwa musikal duniawi. Keindahan dan keharmonisan merupakan hasil dari unifikasi antara manusia dan musik. Musik telah menjadi bagian dari diri manusia, dan menjadi perilaku dalam kehidupan manusia sehari-hari. Jadi, musik tidak hanya dapat dinikmati sesaat, namun dapat dinikmati selama kita menyadari bahwa hidup kita adalah bagian dari musik.

    Balas

  4. Posted by diez on April 7, 2009 at 15:24

    musik? menurut saya musik adalah Ritual, ritual diri saya dalam mengeluarkan apa yang sebenarnya ada dalam benak saya, Tanpa musik artinya no world no noise, yah kalo tidak ada musik dunia tidak ada. saya lahir ke dunia waktu masih bayi ya musik saya yang menangis-nangis (itu juga kata ibu saya) hehehe, betapa Agungnya Tuhan menciptakan suara manusia yang berbeda-beda dan unik, Saya terkadang lupa akan dunia karena Begitu luasnya musik bagi saya… Saya yakin suatu saat nanti seluruh umat manusia akan Mengerti akan apa artinya Musik Itu??

    Balas

  5. musik bagi saya adalah lantunan suara tuhan yg terbagi dan tertanam di semua bentuk karya ciptaannya. sungguh maha besar karunia NYA. karna sangat MAHA NYA sehingga kita mungkin tidak akan sanggup menghitung berapa triliunan karya2 yang tertanam di benak ataupun dalam 1 kepala manusia. layaknya dosen2 saya yg luar biasa..mr. iwan, mr. hendry dll. still alive.

    bagaikan nadi2 manusia yang tak terhitung namun amat berperan bagi kelangsungan hidup.

    1 yg jadi kegalauan saya. begitu luas nya musik hingga membuat saya bingung bagaimana meraihnya sementara hidup itu amat pendek.?/#@

    Balas

  6. musik itu adakah ;
    hah…! ooh….gitu yah….hemmm…….ck ck ck !!

    Balas

  7. Negara yang maju umumnya musiknya juga maju dalam istilah lainya masyarakatnya musikal. Karena musik dapat mencerdaska otak, terutama otak kanan. Sedangkan pembangunan pendidikan kita sangat menonjolkan otak kiri, yah kapan negara ini maju…??

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: